PKTD Dana Desa dan Covid-19

Percepatan penggunaan Dana Desa (DD) tahap I tahun anggaran 2020 dalam surat edaran perihal pengendalian Dana Desa oleh Kemendes PDTT, menyebutkan tentang prioritas pelaksanaan program dan kegiatan dengan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD) melalui pengelolaan secara swakelola. Point selanjutnya terkait program di bidang kesehatan dalam rangka pencegahan stunting.

Pelaksanaan kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) adalah kegiatan pembangunan dengan pelibatan tenaga kerja lokal sebanyak mungkin dengan pembayaran upah tenaga kerja berdasarkan Hari Orang Kerja (HOK) yang dihitung 1 HOK sama dengan 8 jam kerja. Upah pekerja dibayar harian.

Berkaitan dengan masalah kesehatan yang merebak akhir-akhir ini dan sudah menjadi isu global, Dana Desa juga bisa dipakai sebagai upaya dan langkah pencegahan sekaligus penanganan Covid-19 di Desa.

Sementara itu, Program Manager Power Up dari Oxfam, Yasinta menyatakan sudah saatnya Kaukus Perempuan bekerjasama dengan Pemerintah Desa agar bisa secara bijak menggunakan Dana Desa untuk pencegahan Covid-19.

“Dukung Pemdes untuk mengalokasikan DD sesuai kebutuhan yang paling prioritas untuk pencegahan Covid-19,” kata Yasinta.

Tidak harus bertemu langsung dengan Pemdes. Akan tetapi, jelas Yasinta, jaringan komunikasi (jarkom) di desa masing-masing bisa dimanfaatkan dengan maksimal untuk berkomunikasi dan menyebarkan informasi.

“Partisipasi dimulai hari ini, bukan besok!” ujar Yasinta.

Nah, untuk pencegahan penyebaran virus Corona, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD) Taufik Madjid dalam konferensi pers yang disiarkan live lewat YouTube BNPB, Sabtu (21/3/2020) mengatakan dana desa bisa digunakan. Aturan itu tertuang dalam Permendesa Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pedoman Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

“Secara eksplisit ditekankan bahwa dana desa bisa dipakai untuk langkah-langkah pencegahan di bidang pelayanan sosial dasar khususnya bidang kesehatan masyarakat desa, antara lain kampanye pola hidup sehat dan bersih di desa. Artinya, Permendesa telah berikan peluang agar dana desa bisa untuk kita menjaga, mencegah berbagai macam aspek khususnya, terkait saat ini meluasnya virus Corona,” imbuhnya seperti dilansir dari detikcom.

Koslata

Perkumpulan yang bervisi untuk mewujudkan perubahan sosial yang demokratis dan berkeadilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *